Current Activity

Lagi pusing gara-gara banyak kerjaan, tapi bukanya kerjaan yang diurusin malah jadi ngurusin yang lainya :p, tengak tengok cari-cari oprekan akhirnya malah jadi masang mrtg di TSL 2.2 :D, sempet mikir juga sebernernya, soalnya tulisan seperti ini udah banyak banget di internet, tapi karena aku oranya pelupa, jadi iseng-iseng sekalian buat catatan pribadi kalo nanti kelupaan :D, langkah pertama install paket MRTG dengan tools swup

swup --install mrtg

kemudian jalanin indexmaker

sudo indexmaker --output=/home/httpd/sites/mrtg/index.html /etc/mrtg/mrtg.conf

Buat alias di apache agar alamatnya URL-nya mudah di ingat

Alias /mrtg "/home/httpd/sites/mrtg"
Options Indexes MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all

jalanin apache+mrtg

/etc/init.d/httpd start
/etc/init.d/mrtgd start

untuk mengetes hasilnya dengan membuka bworser, arahkan ke : http://ip/mrtg.
Selanjutnya membuat backup NFS sever
Berdasarkan kasus kemaren, gara-gara salah jalanin command file yang ada di NFS server yang di share ilang :(, jadi biar ga terulang kisah buruknya (ceritanya trauma 😀 ) maka dibikin mirroring dari NFS server yang akan membuat back-up data di PC lain. sekalian aja bikin back-up file di NFS server mount di kompi TSL, langkah pertama edit /etc/fstab, isinya

10.13.xxx.xx:/media/data/share /mnt/nfs nfs       user,rw, auto  0 0

buat direktori di /mnt yang akan digunakan sebagai mount point

mkdir -p /mnt/nfs

kemudian mounting share NSF-nya

mount /mnt/nfs

agar sistem otomatis menjalankan rsync maka tambahkan perintah berikut di crontab

crontab -e

tambahkan

0 */1 * * * /usr/bin/rsync -rv -e --delete-after /mnt/nfs/data /home/users/rifqi/data/

berarti data yang di nfs server akan di rsync setiap satu jam.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.